Penulis: Diah Ayu Rohmani
http://diahayurohmani.blogspot.co.id/
Setiap orang memiliki alasan tersendiri mengapa dia melanjutkan studinya, lebih jelasnya ketingkat perkuliahan. Ada yang memiliki alasan supaya dia bisa terus belajar, belum siap bekerja, agar jadi anak kekinian, agar mendapat gelar sarjana, agar tidak disuruh menikah oleh orang tuanya, dan masih banyak alasan-alasan lain yang dimiliki oleh setiap mahasiswa/mahasiswi yang sangat berbeda-beda.
Mahasiswa/mahasiswa memiliki kewajiban untuk mengembangkan dirinya sendiri,
dengan bekal yang diajarkan oleh dosen, kira-kira 30% dan selebihnya harus
diperoleh dengan mencari dan mengembangkannya sendiri. Jadi, ketika kita jadi
mahasiswa jangan hanya menerima apa yang didapat dari dosen saja dan tidak
mencari bahan atau ilmu lain. Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk mempunyai
pemikiran yang rasional dengan cara banyak membaca buku, khususnya buku yang
berkaitan dengan jurusannya, suka berdiskusi, sharing, aktif di organisasi,
tidak hanya dibidang akademik, tetapi dibidang non akademik, kelompok, dan lain
sebagainya. Berbeda dengan anak sekolah yang semuanya masih tanggung jawab
seorang guru.
Ketika kita
menjadi mahasiswa kita dituntut untuk pandai-pandai meposisikan diri kita,
kapan waktunya belajar, kapan waktunya nongkrong, kapan waktunya bergaul, pada
intinya harus pandai-pandai membagi waktu dan membentengi diri sendiri. Karena
didunia perkuliahan banyak mahasiswa yang mempunyai karakter yang berbeda-beda,
ada yang jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang) pkoknya kuliah,
tidak massalah kalau jadi mahasiswa kupu-kupu, tapi jangan sampai kita salah
pergaulan kemudian merusak diri sendiri, sehingga lupa akan niat awal untuk
kuliah. Mahasiswa sekarang banyak yang berlomba-lomba dalam nilai penampilan,
mereka merasa takut kalau dilihat oleh orang lain jika tidak tampil dengan
penampilan yang bisa dikatakan waw. Milih teman yang sesuai dengan kastanya,
tidak peduli dengan orang lain, dan lain sebagainya.
Sebagai mahasiswa harusnya kita mempunyai rasa toleransi yang tinggi, menjadi
mahasiswa yang bisa diandalkan oleh masyarakat yang kurang memperolah
pendidikan, menjadi orang yang bisa berguna untuk orang lain, dan pastinya
pantas untuk dijuluki sebagai MAHASISWA. Karena dari dulu sejak zaman presiden
yang pertama kita Ir. Soekarno peran mahasiswa sangatlah penting, seperti
mendesak presiden untuk segera mengumumkan kemerdekaan agar rakyat indonesia
bisa segera bebas dari penjajahan. Dan masih banyak lagi peran mahasiswa yang
sangat diperlukan untuk memajukan bangsa, apalagi nantinya yang akan meneruskan
dan memimpin negara kita nantinya adalah para mahasiswa dan para pemuda
indonesia. Mumpung sekarang masih ada waktu untuk belajar, mari gunakan waktu
kita sebaik-baiknya, setidaknya perbanyak belajar, agar tidak sia-sia
pengorbanan orang tua kita mencari uang untuk membiayai kuliah, khususnya yang
mendapat beasiswa, bersyukurlah mari berjuang bersama, karena uang yang
digunakan untuk membiayai itu uang masyarakat dan negara, mari kita bangan
negara kita, negara indonesia ini dengan darah juang, meneruskan para pejuang
yang rela mengorbankan nyawanya, hartanya, waktunya, badannya untuk berperang
dan perkorban untuk merdekanya negara kita ini, negara Indonesia.
Terima kasih, mohon maaf atas kesalahan penulisan, dan
kata-kata yang masih bisa dikatakan acakadul ini J masih
dalam proses belajar!!!! Semoga bermanfaat ^_^
Sumber
Artikel: http://diahayurohmani.blogspot.co.id/2016/03/m-h-s-i-s-w-a.html#more
Tidak ada komentar:
Posting Komentar