Kamis, 17 Maret 2016

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH MENGGUNCANG GEDUNG E1

FORKOM (FORUM KOMUNIKASI) PELAYANAN AKADEMIK
Kemarin, Selasa 15 Maret 2016 bertempat di gedung E1 lantai 2 sekitar pukul  08.00 WIB Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan FORKOM (Forum Komunikasi) PELAYANAN AKADEMIK dari mulai ketidak hadiran dosen, sarana-prasarana, aturan perkuliahan, labsite sampai presensi di bahas di acara ini. Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah bisa mengeluarkan unek-unek dan aspirasinya di FORKOM untuk membentuk jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang lebih baik kedepannya. Karena acara ini hanya diadakan 1 tahun sekali. Banyak mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang memanfaatkan kegiatan ini dan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
Acara ini di bawakan oleh Muhammad Ifdan Taufiqur Rohman dan Diah Ayu Rohmani. Ketua pelaksana kegiatan FORKOM (Forum Komunikasi) ini yaitu Heni Wijayanti. Serta penjawab dari semua pertanyaan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yaitu Dosen-dosen dari Pendidikan Luar Sekolah  itu sendiri yaitu Bapak Drs. A. Rasyad, M.Pd Bapak Drs. H. Nurhadi, M.Pd Bapak Sucipto, Drs., M.S., H., dan Ibu Ellyn Sugeng Desyanty, S.Pd, M.Pd dengan dimoderatori oleh Diyah Ikka N. J. dari sesi pertama banyak yang respon tapi mahasiswa baru 2015 hanya mendengarkan saja karena  pertanyaan dari tadi tertuju oleh jurusan Pendidikan Luar Sekolah langsung dan tertuju dengan konsentrasi yang ada di jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Sedangkan mahasiswa baru masih mempunyai pemikiran sekitar fakultas bukan jurusan jadi mahasiswa baru hanyalah diam dan mendengarkan topik yang sedang dibahas serta mengikuti alur dari kegiatan ini.

Pertanyaan pertama oleh Ali yaitu Proker orientasi maba di dalam kampus dan satu tahun terakhir di luar kampus. Kenapa ada kontra dari ormawa dengan dosen-dosen dari jurusan? Bu Ellyn menjawab dulu ada jerit malam ada acara maba disuruh-suruh minum teh yang diludahi panitia dan dari rektor membuat peraturan untuk membina mentandatangani  persetujuan untuk memantau 24 jam dan jika ada masalah, keluhan dari orang tua, akan bersedia dicopot PNS-nya. Sebenarnya boleh tapi harus yang berakademik.
Dari mahasiswa yang ikut ormawa yang tidak hadir atau terlambat karena ada kegiatan di kampus, kenapa kok di tulis tidak masuk? Padahal itu yang ikut ormawa izin karena berniatan untuk memajukan jurusan khususnya? Untuk mahasiswa yang ikut ormawa selalu di beri surat dispensasi dan jika ada kesulitan, agar kajur di komunikasikan tutur Pak Sucipto.
Kapan untuk angkatan 2013 yang konsentrasi pelatihan dapat dosen pembimbing skripsi? Pembimbing skripsi di semester 6 akhir ada formulir, jadi tidak ada pembimbing 1 dan 2 dan jurusan yang akan menentukan pembimbing 1 dan 2 jawab Pak Zul.
Pertanyaan dari Wendy, Apa sebenarnya fungsi dosen pembimbing akademik, Apakah hanya untuk minta tanda tangan saja? Dosen PA tidak hanya untuk minta tandatangan tapi juga konsultasi akademik bisa juga konsultasi tentang konsentrasi PL, PM dan paud yang dijelaskan olek Pak Nurhadi.
Sarana dan prasarana di ruang 210, kursinya banyak yang rusak, ubin banyak yang retak dan rusak, LCD di ruang 204 rusak dan beberapa ruang tidak memiliki AC, padahal AC juga mempengaruhi anak untuk konsentrasi. Ketidak lanjutan ini bagaimmana? Tahun lalu, ruangan semua di ratakan. Jadi, tidak ada kelas milik jurusan dan jika ada yang rusak akan disampaikan ke subag, sasana dan prasarana.
Pertanyaan dari Daus, Apa tidak ada cara lain untuk menulis PKM selain dengan pemaksaan? Layaknya PKM masuk nilai UTS dan UAS? Memang metode pemaksaan yang paling manjur karena standar akreditasi jurusan dengan keaktifan mahasiswa sudah seharusnya dengan PKM. Tapi di jurusan Pendidikan Luar Sekolah sudah memasuki masa kritis dan pemaksaan sebagai salah satu cara membangun semangat tutur Pak Zul. Ada metode lain selain pemaksaan untuk membuat PKM, tapi jika ada kesempatan yang diberikan untuk pelatihan PKM dan difasilitasi dengan makanan tapi tidak ada yang datang jdi sebelum pemaksaan sudah diberikan kesempatan tapi tidak digunakan Tenyata paksaan untuk membuat PKM menjadi solusi, untuk tahun ini PKM yang lolos di jurusan pendidikan luar sekolah tidak ada sama sekali, orang dikenang lewat tulisan kita hingga sampai 100 tahun lagi. Diharapkan mahasiswa memiliki rasa keinginan untuk menulis yg kurang dari mahasiswa yaitu kurang membaca dan menulis untuk konsentrasi pelatihan tidak aka nada UTS yang telah disepakati oleh dosen-dosen konsentrasi pelatihan tambah Bu Ellyn.
Pertanyaan dari Aisyah, Mengenai dosen yang tidak hadir selama 4x sekali masuk absen 5x dan mahasiswa yang saat masuk, dosen tersebut masuk menjadi alpha sebanyak 5x? itu namanya tidak adil bagi mahasiswa. Terkait dosen yang rajin terlambat akan di tindaklanjuti lagi jawab Pak Sucipto.
Pertanyaan dari Fitri, Sarpas belum ada yang sesuai dan tentang labsite itu seperti apa? Jika di UNY, labsitenya ada kebun binatangnya? Pak Nurhadi menjelaskan bahwa sebenarnya cuma kemitraaan raja bukan di labsite ada kebun binatangnya. Bagaimana labsite UM? Labsite di wonoagung dan bajulmati di perdesaan dengan mitra dengan lembaga harapan yang masyarakatnya terisolir. Labsite kenapa di desa dan bajulmati kedungkandang dll karena kalau konsentrasi PAUD bisa KPL di TK/PAUD yang berbasis sekolah formal.
Pertanyaan dari Imam, yaitu PPL untuk kosentrasi pelatihan, untuk angkatan 2013 ini bisa tidak PPL di luar kota? Dulu pernah di luar kota LP2M tidak mendukung karena perjalanan dan pembiayaan, karena dosen pembimbing melakukan kunjungan untuk membiayai hal tersebut jawan Pak Nurhadi.
Pesan dari Bapak Drs. A. Rasyad, M.Pd di jurusan untuk kepemimpinan ini ada 3 prinsip; yang pertama Normatif, harus ada kejelasan supaya ada kepastian, jika orientasi maba memang aturannya sebagai jurusan akan mendukung. Kedua Prinsip berbudaya seperti gotong royong, jika ketua hmj ada kelemahan jangan menghantamnya tapi sebagai anggota yang baik menghampirinya dalam artinya membimbingnya. Ketiga, Tidak ada mahasiswa yang mengalami tekanan psikologi dgn teman maupun dosen.

Acara terakhir yaitu pengenalan pengurus HMJ PLS (Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah)Universitas Negeri Malang. Dan semoga aspirasi dan semua keluhan mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah dapat dikabulkan oleh kajur berkat acara FORKOM ini.


6 komentar:

  1. Apiiik Pooool wendi...
    andaikata Tuhan memperkenankan 'i' nya diganti 'y'

    BalasHapus
  2. Apiiik Pooool wendi...
    andaikata Tuhan memperkenankan 'i' nya diganti 'y'

    BalasHapus
  3. hahaha maaf mas wendy enggk tahu aku...

    BalasHapus
  4. Tulisannya bagus .. lanjutkan adek. Kalau mau monggo bisa diupload di blognya hmj juga bekerja sama :-)

    BalasHapus
  5. Tulisannya bagus .. lanjutkan adek. Kalau mau monggo bisa diupload di blognya hmj juga bekerja sama :-)

    BalasHapus
  6. iyy kakak terimaksih buat sarannya...

    BalasHapus