FORKOM
(FORUM KOMUNIKASI) PELAYANAN AKADEMIK
Kemarin,
Selasa 15 Maret 2016 bertempat di gedung E1 lantai 2 sekitar pukul 08.00 WIB Pendidikan Luar Sekolah Universitas
Negeri Malang mengadakan kegiatan FORKOM (Forum Komunikasi) PELAYANAN AKADEMIK
dari mulai ketidak hadiran dosen, sarana-prasarana, aturan perkuliahan, labsite
sampai presensi di bahas di acara ini. Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah bisa
mengeluarkan unek-unek dan aspirasinya
di FORKOM untuk membentuk jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang lebih baik
kedepannya. Karena acara ini hanya diadakan 1 tahun sekali. Banyak mahasiswa
Pendidikan Luar Sekolah yang memanfaatkan kegiatan ini dan tidak menyia-nyiakan
kesempatan ini.
Acara ini di
bawakan oleh Muhammad Ifdan Taufiqur Rohman dan Diah Ayu Rohmani. Ketua
pelaksana kegiatan FORKOM (Forum Komunikasi) ini yaitu Heni Wijayanti. Serta
penjawab dari semua pertanyaan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yaitu
Dosen-dosen dari Pendidikan Luar Sekolah itu sendiri yaitu Bapak Drs. A. Rasyad, M.Pd Bapak
Drs. H. Nurhadi, M.Pd Bapak Sucipto, Drs.,
M.S., H., dan Ibu Ellyn Sugeng Desyanty, S.Pd, M.Pd dengan dimoderatori oleh Diyah Ikka N. J. dari sesi
pertama banyak yang respon tapi mahasiswa baru 2015 hanya mendengarkan
saja karena pertanyaan dari tadi tertuju
oleh jurusan Pendidikan Luar Sekolah langsung dan tertuju dengan konsentrasi
yang ada di jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Sedangkan mahasiswa baru masih
mempunyai pemikiran sekitar fakultas bukan jurusan jadi mahasiswa baru hanyalah
diam dan mendengarkan topik yang sedang dibahas serta mengikuti alur dari
kegiatan ini.
Pertanyaan
pertama oleh Ali yaitu Proker orientasi maba di dalam kampus dan satu tahun
terakhir di luar kampus. Kenapa ada kontra dari ormawa dengan dosen-dosen dari
jurusan? Bu Ellyn menjawab dulu ada jerit malam ada acara maba disuruh-suruh
minum teh yang diludahi panitia dan dari rektor membuat peraturan untuk membina
mentandatangani persetujuan untuk memantau
24 jam dan jika ada masalah, keluhan dari orang tua, akan bersedia dicopot
PNS-nya. Sebenarnya boleh tapi harus yang berakademik.
Dari mahasiswa
yang ikut ormawa yang tidak hadir atau terlambat karena ada kegiatan di kampus,
kenapa kok di tulis tidak masuk? Padahal itu yang ikut ormawa izin karena
berniatan untuk memajukan jurusan khususnya? Untuk mahasiswa yang ikut ormawa
selalu di beri surat dispensasi dan jika ada kesulitan, agar kajur di
komunikasikan tutur Pak Sucipto.
Kapan untuk
angkatan 2013 yang konsentrasi pelatihan dapat dosen pembimbing skripsi? Pembimbing
skripsi di semester 6 akhir ada formulir, jadi tidak ada pembimbing 1 dan 2 dan
jurusan yang akan menentukan pembimbing 1 dan 2 jawab Pak Zul.
Pertanyaan
dari Wendy, Apa sebenarnya fungsi dosen pembimbing akademik, Apakah hanya untuk
minta tanda tangan saja? Dosen PA tidak hanya untuk minta tandatangan tapi juga
konsultasi akademik bisa juga konsultasi tentang konsentrasi PL, PM dan paud
yang dijelaskan olek Pak Nurhadi.
Sarana dan prasarana
di ruang 210, kursinya banyak yang rusak, ubin banyak yang retak dan rusak, LCD
di ruang 204 rusak dan beberapa ruang tidak memiliki AC, padahal AC juga
mempengaruhi anak untuk konsentrasi. Ketidak lanjutan ini bagaimmana? Tahun
lalu, ruangan semua di ratakan. Jadi, tidak ada kelas milik jurusan dan jika
ada yang rusak akan disampaikan ke subag, sasana dan prasarana.
Pertanyaan
dari Daus, Apa tidak ada cara lain untuk menulis PKM selain dengan pemaksaan? Layaknya
PKM masuk nilai UTS dan UAS? Memang metode pemaksaan yang paling manjur karena
standar akreditasi jurusan dengan keaktifan mahasiswa sudah seharusnya dengan
PKM. Tapi di jurusan Pendidikan Luar Sekolah sudah memasuki masa kritis dan
pemaksaan sebagai salah satu cara membangun semangat tutur Pak Zul. Ada metode
lain selain pemaksaan untuk membuat PKM, tapi jika ada kesempatan yang
diberikan untuk pelatihan PKM dan difasilitasi dengan makanan tapi tidak ada
yang datang jdi sebelum pemaksaan sudah diberikan kesempatan tapi tidak
digunakan Tenyata paksaan untuk membuat PKM menjadi solusi, untuk tahun ini PKM
yang lolos di jurusan pendidikan luar sekolah tidak ada sama sekali, orang
dikenang lewat tulisan kita hingga sampai 100 tahun lagi. Diharapkan mahasiswa
memiliki rasa keinginan untuk menulis yg kurang dari mahasiswa yaitu kurang
membaca dan menulis untuk konsentrasi pelatihan tidak aka nada UTS yang telah
disepakati oleh dosen-dosen konsentrasi pelatihan tambah Bu Ellyn.
Pertanyaan
dari Aisyah, Mengenai dosen yang tidak hadir selama 4x sekali masuk absen 5x
dan mahasiswa yang saat masuk, dosen tersebut masuk menjadi alpha sebanyak 5x?
itu namanya tidak adil bagi mahasiswa. Terkait dosen yang rajin terlambat akan
di tindaklanjuti lagi jawab Pak Sucipto.
Pertanyaan
dari Fitri, Sarpas belum ada yang sesuai dan tentang labsite itu seperti apa?
Jika di UNY, labsitenya ada kebun binatangnya? Pak Nurhadi menjelaskan bahwa sebenarnya
cuma kemitraaan raja bukan di labsite ada kebun binatangnya. Bagaimana labsite
UM? Labsite di wonoagung dan bajulmati di perdesaan dengan mitra dengan lembaga
harapan yang masyarakatnya terisolir. Labsite kenapa di desa dan bajulmati
kedungkandang dll karena kalau konsentrasi PAUD bisa KPL di TK/PAUD yang
berbasis sekolah formal.
Pertanyaan
dari Imam, yaitu PPL untuk kosentrasi pelatihan, untuk angkatan 2013 ini bisa
tidak PPL di luar kota? Dulu pernah di luar kota LP2M tidak mendukung karena
perjalanan dan pembiayaan, karena dosen pembimbing melakukan kunjungan untuk
membiayai hal tersebut jawan Pak Nurhadi.
Pesan dari Bapak
Drs. A. Rasyad, M.Pd di jurusan untuk kepemimpinan ini ada 3 prinsip; yang
pertama Normatif, harus ada kejelasan supaya ada kepastian, jika orientasi maba
memang aturannya sebagai jurusan akan mendukung. Kedua Prinsip berbudaya
seperti gotong royong, jika ketua hmj ada kelemahan jangan menghantamnya tapi sebagai
anggota yang baik menghampirinya dalam artinya membimbingnya. Ketiga, Tidak ada
mahasiswa yang mengalami tekanan psikologi dgn teman maupun dosen.
Acara terakhir
yaitu pengenalan pengurus HMJ PLS (Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar
Sekolah)Universitas Negeri Malang. Dan semoga aspirasi dan semua keluhan
mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah dapat dikabulkan oleh kajur berkat acara
FORKOM ini.
![]() |

Apiiik Pooool wendi...
BalasHapusandaikata Tuhan memperkenankan 'i' nya diganti 'y'
Apiiik Pooool wendi...
BalasHapusandaikata Tuhan memperkenankan 'i' nya diganti 'y'
hahaha maaf mas wendy enggk tahu aku...
BalasHapusTulisannya bagus .. lanjutkan adek. Kalau mau monggo bisa diupload di blognya hmj juga bekerja sama :-)
BalasHapusTulisannya bagus .. lanjutkan adek. Kalau mau monggo bisa diupload di blognya hmj juga bekerja sama :-)
BalasHapusiyy kakak terimaksih buat sarannya...
BalasHapus