Sabtu, 11 Juni 2016

Untaian kata

HADIRNYA SANG MP3 KU
 Karya: Desi Ayu Suryadini
Hadirmu ini,
Adalah mata air ribuan puisi
Kau membawa ketenangan hati
Apa yang sebenarnya kau cari di dunia ini?
          Selangkah lagi mimpi kan jadi nyata
          Bahagia akan menyambut dalam pesona
          Sekarang kau memang menjadi penyampai berita
          Dan esok, kau akan menjadi bagian suatu berita
Kau sebuah kata sederhana
Melahirkan cinta
Menyempurnakan kita
Sempurna pula bahagia


Kamis, 24 Maret 2016

Diskusi Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah (DISMA PLUS)



              Tak henti-hentinya HMJ PLS mengadakan acara, kemarin saja organisasi ini baru saja mengadakan sebuah acara FORKOM (Forum Komunikasi) dan Rabu, 23 maret 2015 HMJ PLS melaksanakan kegiatan yang tidak kalah menariknya dari acara sebelumnya yaitu Peran Mahasiswa di Dalam dan di Luar Kampus yang ketua pelaksananya yaitu Desfian Eka Ariwiguna 2015 off A, notulen Heni Wijayanti 2015 off A, moderator Diah Ayu Rohmani 2015 off A, dan pemateri yang bisa dibilang sudah banyak pengalaman dalam berorganisasi dan khususnya dalam lingkung PLS, yaitu bernama Rian Firmansyah angkatan 2012 konsentrasi pelatihan ia dari nganjuk yang terkenal dengan kota anginnya, ia alumni SMA Negeri 1 Gondang jurusan IPA. Pemateri ini dulu keterima di UM lewat jalur SMPDS (program pembukaan kedua) padahal ia sebelumnya sudah keterima di UNESA jurusan sejarah tapi sayangnya tidak diambil karena ortunya tidak setuju (berbakti banget ya pemateri kita kali ini) dan akhirnya ia telah dijodohkan dengan jurusan PLS di Universitas Negeri Malang. Asal mula ia memilih jurusan PLS katanya kepleset dan ia telah punya niatan untuk keluar dari jurusan PLS waktu semester 2, berarti 1 tahun ia belum kenal tentang PLS sesungguhnya bisa dibilang mati suri, tapi berkat matkul dari Bapak Zulkarnain dan Kak Tara dari UNESA akhirnya pemateri ini sadar bahwa: perubahan sosial yang bisa merubah hanyalah orang-orang dari Pendididkan Luar Sekolah.
Dalam makna pidato Ir Soekarno di hadapan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat pada tahun 1956 tersebut kita dapat mengenang pahlawan-pahlawan dan aktor intelektual yang berpendidikan tinggi. Baik tidaknya masa depan dapat dilihat saat ini. Akademi militer, polisi itu juga mahasiswa sama-sama kritis dalam mencapai tujuan bangsa Indonesia dan sadar pentingnya mencari ilmu. Ilmu bisa didapat melalui SKS, Organisasi, maupun di luar jurusan,  dan kita bisa peroleh ilmu itu di lingkungan kampus tercinta (Universitas Negeri Malang).

Kamis, 17 Maret 2016

M A H A S I S W A

                             Penulis: Diah Ayu Rohmani
                                     http://diahayurohmani.blogspot.co.id/

              Setiap orang memiliki alasan tersendiri mengapa dia melanjutkan studinya, lebih jelasnya ketingkat perkuliahan. Ada yang memiliki alasan supaya dia bisa terus belajar, belum siap bekerja, agar jadi anak kekinian, agar mendapat gelar sarjana, agar tidak disuruh menikah oleh orang tuanya, dan masih banyak alasan-alasan lain yang dimiliki oleh setiap mahasiswa/mahasiswi yang sangat berbeda-beda. 
         Mahasiswa/mahasiswa memiliki kewajiban untuk mengembangkan dirinya sendiri, dengan bekal yang diajarkan oleh dosen, kira-kira 30% dan selebihnya harus diperoleh dengan mencari dan mengembangkannya sendiri. Jadi, ketika kita jadi mahasiswa jangan hanya menerima apa yang didapat dari dosen saja dan tidak mencari bahan atau ilmu lain. Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk mempunyai pemikiran yang rasional dengan cara banyak membaca buku, khususnya buku yang berkaitan dengan jurusannya, suka berdiskusi, sharing, aktif di organisasi, tidak hanya dibidang akademik, tetapi dibidang non akademik, kelompok, dan lain sebagainya. Berbeda dengan anak sekolah yang semuanya masih tanggung jawab seorang guru.

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH MENGGUNCANG GEDUNG E1

FORKOM (FORUM KOMUNIKASI) PELAYANAN AKADEMIK
Kemarin, Selasa 15 Maret 2016 bertempat di gedung E1 lantai 2 sekitar pukul  08.00 WIB Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang mengadakan kegiatan FORKOM (Forum Komunikasi) PELAYANAN AKADEMIK dari mulai ketidak hadiran dosen, sarana-prasarana, aturan perkuliahan, labsite sampai presensi di bahas di acara ini. Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah bisa mengeluarkan unek-unek dan aspirasinya di FORKOM untuk membentuk jurusan Pendidikan Luar Sekolah yang lebih baik kedepannya. Karena acara ini hanya diadakan 1 tahun sekali. Banyak mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yang memanfaatkan kegiatan ini dan tidak menyia-nyiakan kesempatan ini.
Acara ini di bawakan oleh Muhammad Ifdan Taufiqur Rohman dan Diah Ayu Rohmani. Ketua pelaksana kegiatan FORKOM (Forum Komunikasi) ini yaitu Heni Wijayanti. Serta penjawab dari semua pertanyaan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah yaitu Dosen-dosen dari Pendidikan Luar Sekolah  itu sendiri yaitu Bapak Drs. A. Rasyad, M.Pd Bapak Drs. H. Nurhadi, M.Pd Bapak Sucipto, Drs., M.S., H., dan Ibu Ellyn Sugeng Desyanty, S.Pd, M.Pd dengan dimoderatori oleh Diyah Ikka N. J. dari sesi pertama banyak yang respon tapi mahasiswa baru 2015 hanya mendengarkan saja karena  pertanyaan dari tadi tertuju oleh jurusan Pendidikan Luar Sekolah langsung dan tertuju dengan konsentrasi yang ada di jurusan Pendidikan Luar Sekolah. Sedangkan mahasiswa baru masih mempunyai pemikiran sekitar fakultas bukan jurusan jadi mahasiswa baru hanyalah diam dan mendengarkan topik yang sedang dibahas serta mengikuti alur dari kegiatan ini.

Selasa, 15 Maret 2016

Ketika waktu tidak TEPAT

BAPER MELANDA KU
By: Desi Ayu Suryadini

Kini aku sangat rapuh
Sendiri melawan sepi
Aku mencoba menjalani sebuah rasa dengan orang lain
Namun aneh…
ada rasa yang sangat berbeda
Tak senyaman saat kita bersama
Melukiskan sebuah kisah
Aku sudah mengerti…

Sabtu, 27 Februari 2016

Generasi Kekinian FIP (Festival Budaya)

          Launcing acara FESBUD FIP yang di laksanakan sangat meriah yang mengguncang gedung sasana budaya UM pada tanggal (26/11). Meskipun suasana tak mendukungdan adanya keterlambatan waktu tapi festival ini tetap berjalan lancar dengan adanya semangat para mahasiswa FIP. Pembukaan acara festival ini diawali oleh penampilan OPIUM yang dapat menarik kehadiran seluruh mahasiswa FIP, Tidak haya mahasiswa FIP dari kampus pusat namun dari kampus PP2 dan PP3 juga datang meramaikan festival ini. Penampilan-penampilan dari berbagai jurusan seperti jurusan BK menampilkan Band/music, Jurusan AP menampilkan drama, Jurusan PLB menampilkan musikalisasi isyarat, Jurusan TEP menampilkan band/music, Jurusan PLS menampilkan musikalisasi puisi, Jurusan PGPAUD menampilkan Kolaborasi tariSAMAN”dan”FASHION SHOW”, Jurusan PGSD menampilkan Band dan Flashmob, dari KKM 3 menampilkan Tari kolosalRorojonggrang”, selain penampilan dari setiap jurusan juga ada penganugrahan FIP Award 2015. Sebagai penutupan pada acara festival ini OPIUM kembali menghibur mahasiswa yang hadir. Setelah itu adanya pengumuman penampilan terbaik dari tampilan perjurusan.
PLS 2015

Selasa, 09 Februari 2016

Bukan Apa-apa, Tapi......

Awal sebuah rasa manis akan tetap manis jika kita pintar mengolah rasa manis itu, agar tetap manis. cerita ini berawal dari seorang cewek yang bernama Rani dan seorang cowok yang bernama Aldi. Mereka sudah menjalin status pacaran mungkin sekitar 2 tahun lebih. Mereka sangat cocok yang cewek egois si cowoknya tidak egois, ini yang membuat mereka bisa bertahan lama bisa disebut saling melengkapi. Sampai-sampai teman mereka iri dengan hubungan mereka yang jarang banget berantem, (iya iyalah kan cowoknya yang selalu ngalah). Coba kalau keduanya sama-sama tidak mau mengalah mungkin tidak sampai dua tahun sudah putus.
Langit mulai menampakkan rasa sedihnya dengan warna yang kelabu. Rani menatap sang langit sejenak lalu merogoh tasnya. Setelah hampir mengeluarkan seluruh benda yang ada didalam tasnya, akhirnya ia mendapatkan benda yang diinginkan. Rani mendapati telephone genggamnya dan menelepon Aldi dan memberi tahu supaya Aldi segera menjemputnya di sekolah, karena sebentar lagi hujan akan turun. Karena Rani dan Aldi beda sekolah dan jarak antar sekolah mereka bisa dibilang cukup jauh dan membutuhkan waktu yang cukup lama. Rani sudah menunggu sekitar setengah jam tapi sang pujaan hatinya tidak kunjung datang sampai halaman sekolah berangsur-angsur sepi tapi Aldi tetap saja tak kunjung datang. Rani yang sudah menunggu sekitar 1 jam merasa kesal terhadapnya.